Skip to Content

KOPRI Maros Gelar Malam Puncak Harlah ke-58: Intelektual, Seni, dan Refleksi Perjuangan Perempuan Jadi Penguat Gerakan

November 30, 2025 by
KOPRI Maros Gelar Malam Puncak Harlah ke-58: Intelektual, Seni, dan Refleksi Perjuangan Perempuan Jadi Penguat Gerakan
Korps PMII Putri Sulawesi Selatan
| No comments yet

Sumber foto: Dokumentasi Kopri Maros


MAROS — Peringatan Hari Lahir ke-58 KOPRI pada Sabtu (29/11/2025) di Gedung PD DDI Pangkep bagi KOPRI PC PMII Maros menjadi ruang belajar kolektif untuk menguatkan arah gerakan perempuan. Melalui rangkaian kegiatan bernuansa intelektual, seni, dan refleksi sejarah perjuangan, KOPRI Maros menegaskan bahwa gerakan perempuan harus berisi gagasan, kesadaran sejarah, serta keberanian berekspresi.

Rangkaian kegiatan terdiri dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), Bedah Film Perjuangan Pahlawan Perempuan Sulsel Emmy Saelan, serta PMII Creative Movement pada malam puncak. Ketiga kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan ruang pembelajaran yang utuh—dari berpikir kritis, membaca sejarah, hingga mengekspresikan ide melalui seni.

Lomba Karya Tulis Ilmiah menjadi wadah kader untuk menyampaikan keresahan dan gagasan terkait isu perempuan, sosial, dan pendidikan. Para peserta menunjukkan bahwa narasi perjuangan tidak hanya hidup di jalanan, tetapi juga di ruang-ruang intelektual.

Pada malam puncak, para pemenang diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar semangat menulis dan berpikir kritis terus tumbuh di tubuh KOPRI Maros.

Dalam sesi Bedah Film, KOPRI menghadirkan dua narasumber inspiratif:

  • Sahabat Senior Nurul Amrah – mantan Ketua KOPRI Cabang Soppeng, kini Komisioner KPU Kabupaten Maros.
  • Sahabat Senior Abustan Djunaedi – Pengurus IKA PMII Maros dan Ketua PC GP Ansor Maros.

Keduanya mengulas bagaimana perjuangan Emmy Saelan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi bahan bakar bagi gerakan perempuan hari ini. Bahwa pahlawan perempuan tidak hanya hadir dalam buku pelajaran—mereka hadir dalam sikap, pilihan hidup, dan keberanian melawan ketidakadilan.

Dalam sambutannya, Ketua KOPRI PC PMII Maros, Nur Adilah, menegaskan bahwa harlah harus menjadi penanda arah gerakan.

“Harlah ini adalah pengingat bahwa perjalanan panjang KOPRI telah melahirkan banyak perempuan hebat. Melalui Bedah Film, Lomba KTI, dan Panggung Kreasi, kami ingin membuka ruang bagi kader untuk belajar, berdiskusi, dan mengekspresikan diri. Semoga kegiatan ini memperkuat solidaritas dan melahirkan gagasan baru untuk masa depan gerakan perempuan di Maros dan Indonesia,” ungkap Adilah

Adilah juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras KOPRI dan menegaskan bahwa KOPRI adalah pilar penting dalam gerakan progresif perempuan di tubuh PMII.

Malam puncak ditutup dengan PMII Creative Movement, panggung bebas ekspresi yang menghadirkan talenta kader PMII Maros. Musik akustik, puisi, tari kreasi hingga monolog tampil silih berganti, menunjukkan bahwa kader PMII tidak hanya berpikir secara intelektual, tetapi juga mampu menerjemahkan gagasan lewat seni.

Peringatan Harlah ke-58 ini menjadi refleksi bahwa gerakan perempuan tidak cukup hanya hadir di acara, tetapi harus hidup dalam gerakan nyata dan memberi dampak sosial. KOPRI PC PMII Maros berharap melalui rangkaian kegiatan ini akan lahir kader-kader perempuan yang berpikir kritis, berdaya secara sosial, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. (jml)


in News
KOPRI Maros Gelar Malam Puncak Harlah ke-58: Intelektual, Seni, dan Refleksi Perjuangan Perempuan Jadi Penguat Gerakan
Korps PMII Putri Sulawesi Selatan November 30, 2025

Share this post

Our blogs

Archive

Sign in to leave a comment